Warga Cikontrang Panik Lantai dan Dinding Rumah Mereka Bergeser

Sukabumi, sinarindonesia.id– Sejumlah rumah warga di Kampung Cikontrang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikabarkan rusak akibat pergerakan tanah. Bahkan sebagian diantara mereka memilih untuk mengungsi karena lantai rumahnya amblas.

“Delapan kepala keluarga atau 20 jiwa. Dari jumlah tersebut, ada kepala keluarga yang memilih untuk mengungsi ke rumah saudaranya karena rumahnya sudah tidak layak huni dan terancam ambruk,” kata Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria, kepada awak media, dikutip Minggu (21 Januari 2024).

Dijelaskannya, dari hasil investigasi tim dilapangan. Bencana pergerakan tanah ini terjadi di RT 005/006, Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya dan merusak delapan rumah.

“Bencana pergerakan tanah itu terjadi dalam beberapa hari terakhir. Hal itu diketahui, setelah terjadinya retakan tanah sepanjang 60 Meter dan lebar retakan 3-5 cm dengan kedalaman 30 sampai 50 cm,” Lanjutnya.

Dampak dari bencana tersebut, diakui Sandra, tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan dan hanya enam rumah yang terancam. Namun, karena tingginya intensitas hujan deras pada hari Sabtu (20 Januari 2024), enam rumah yang awalnya terancam menjadi terdampak di tambah dua rumah lainnya yang juga mengalami kerusakan.

“Seluruh rumah yang mengalami kerusakan pada dinding dan teras. Bahkan ada juga yang ambles karena fondasi rumah ikut tergerus oleh pergerakan tanah,” ucapnya.

Selain merusak delapan rumah, dalam peristiwa tersebut juga mengakibatkan tiga petak lahan pertanian (sawah) milik warga yang bergeser.

“Tidak menutup kemungkinan bencana pergerakan tanah ini semakin meluas,” pungkasnya.

Hal itu diprediksi BPBD, karena petugas yang melakukan asesmen atau mengukur panjang retakan tanah dari waktu ke waktu terus bertambah. Pihaknya, akan meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penelitian guna mengungkap pemicu terjadinya pergerakan tanah tersebut. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *