5 Kampung ditinggalkan Warga akibat Gangguan KKB

Daerah, Headline, Kriminal212 Dilihat

Intan Jaya, sinarindonesia.id– Sejumlah kampung atau distrik di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Tengah, dikabarkan sudah dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya. Warga memilih mengungsi, karena takut akan gangguan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Mereka takut akan adanya gangguan KKB, hingga memilih untuk mengungsi ke Kenyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga. Kabupaten Mimika dan Kabupaten Jayawijaya,” Kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan, kepada awak media, Jum’at (26 Januari 2024).

Dijelaskannya, kampung atau distrik yang kosong ditinggal warganya mengungsi, di antaranya Kampung Mapenduma, Paro, Yal, Dal, dan Mugi.

“Mereka yang mengungsi sudah didata dan dibawah pengawasan Aparat Keamanan,” lanjutnya.

Saat ini, kata Izak, wilayah dipilih pengungsi karena relatif aman, namun prajurit tetap diminta waspada dan bersiaga.

“Prajurit selama bertugas harus senantiasa siaga dan waspada serta tidak boleh lengah,” tegasnya.

Disinggung mengenai upaya pembebasan sandera berkebangsaan Selandia Baru yang hingga kini masih ditawan KKB pimpinan Egianus Kogoya, Pangdam mengatakan upaya pembebasan masih terus dilakukan.

“Langkah untuk pembebasan itu terus dilakukan dan berharap dapat segera dibebaskan. Apalagi tanggal 7 Februari nanti tepat setahun Phillip Mehrtens yang berprofesi sebagai pilot Susi Air disandera,” pungkasnya. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *