Pemerintah Terkesan Absen ditengah Melambungnya Harga Pangan

Headline, Nasional209 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Komisi VI DPR RI, mendesak pemerintah mempersiapkan strategi dalam mengantisipasi lonjakan harga pangan jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Negara saat ini, terkesan tidak hadir ditengah masyarakat dalam menciptakan harga pangan yang terjangkau.

“Kita sudah memperingatkan pemerintah agar betul-betul menjaga harga-harga bahan kebutuhan pokok. Nah ini memang harus diantisipasi. Apapun alasannya negara harus hadir, kemudian bisa membuat harga-harga ini bergerak turun,” kata Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto, dikutip dari laman parlement, Rabu (6 Desember 2023).

Dijelaskannya, sampai kapanpun pemerintah harus bisa menjaga harga bahan pokok agar tetap stabil. Meski, menurutnya, saat ini harga-harga bahan pokok sudah berangsur naik disebabkan oleh demand yang juga naik. Terutama bahan pokok yang masih bergantung pada impor seperti beras dan bahan pokok lainnya.

“Pemerintah juga harus memikirkan cara bagaimana agar (bahan pokok) sampai ke masyarakat ini tidak boleh terlalu mahal begitu. Karena ini kan tugas pemerintah menjaga harga kenaikan harga bahan baku,” ucapnya.

Darmadi juga menyinggung kalau kenaikan harga cabai mungkin itu tergantung daerahnya, namun upaya antisipasi pemerintah yang kemudian kecolongan.

“Kalau (harga) cabai kan tergantung daerah ya. Jadi saya pikir kalau memang kenyataannya bahwa barang itu langka, demand di atas supply, tentu kan harga akan bergerak naik. Nah ini diantisipasi lah pemerintah jangan sampai kemudian kecolongan karena yang menceritakan juga rakyat,” tutupnya.

Menurut Darmadi, ditengah tingginya permintaan memang terjadi perubahan harga jual pangan. Namun yang catatan, katanya, kenapa persoalan itu harus terjadi disetiap musim liburan Nataru ataupun hari besar keagamaan dan lainnya. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *