Kedutaan Besar Inggris di Demo Geranati-LGBT Tolak Konser Band Coldplay

Global, Headline, Nasional144 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id- Puluhan orang yang tergabung dalam Gerakan Nasional Anti Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (Geranati-LGBT) berunjuk rasa di empat titik lokasi, salah satunya Kedutaan Besar Inggris. Mereka menolak kedatangan band Coldplay yang dinilai tidak pantas tampil di Indonesia.

“Pertama kita aksi di Mabes Polri. Ini kedua. Nanti ke Kemenkopolhukam dan Kemenparekraf,” kata Juru Bicara Geranati-LGBT Novel Chaidir Hasan Bamukmin saat ditemui di lokasi demonstrasi, Jumat (10 November 2023).

Dijelaskan Novel, bahwa aksi ini merupakan bentuk keresahan kelompoknya terhadap konser Coldplay yang dijadwalkan akan tampil Rabu 15 November mendatang. Rombongannya mencurigai bahwa grup band yang populer dengan lagu Yellow itu akan membawa propaganda LGBT.

“Tuntutan kami tak lain dan tak bukan adalah untuk membatalkan konser Coldplay yang sama sekali sampai saat ini tidak ada jaminan untuk tidak ada kampanye LGBT,” ujarnya.

Pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu juga mengklaim bahwa pihaknya telah berdialog dengan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti. Dari pertemuan itu, jelasnya, akan diadakan pertemuan dengan para pihak yang terlibat dalam perizinan pergelaran musik tersebut.

“Melalui wakil rakyat, dengan ketua DPD RI, Bapak Lanyala, juga mendukung aksi kami dan akan memberikan peringatan dan memanggil unsur-unsur terkait untuk bisa duduk bersama memecahkan permasalahan,” tuturnya.

Novel menjelaskan pihaknya telah meminta pelarangan kampanye LGBT dalam seluruh rangkaian kedatangan Coldplay di Indonesia. Termasuk ke Kemenkopolhukam, Kemenparekraf, DPR, Polri, dan Kedutaan Besar Inggris.

“Enam bulan yang lalu kami sudah konfirmasi kepada unsur-unsur terkait, enggak ada tanggapan,” tutupnya.

Dari pantauan kami dilapangan, massa baru meninggalkan Kedutaan Besar Inggris sekitar pukul 14.35. Mereka berencana melanjutkan konvoi ke Patung Arjuna Wiwaha (Patung Arjuna) dan Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan HAM.(red) 

By : Hadid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *