Kendaraan Berbahan Bakar Solar Menumpuk di SPBU Tol Bakter

Daerah, Headline291 Dilihat

Lampung Tengah, sinarindonesia.id- Puluhan kendaraan dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, mulai dari Bus, Truk maupun fuso dan moda transpotasi angkutan barang lainnya, menumpuk di Rest Area 116, Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Penumpukan terjadi, akibat kurangnya pasokan BBM dari Pertamina.

“Ya udah 4 jam mas kami di SPBU, baru ini mendapatkan giliran pengisian,” kata Ujang, pengemudi truk fuso asal Sumatera Barat, saat dikonfirmasi ditengah antrian pengisian BBM, Kamis (16 November 2023) malam.

Dijelaskan Ujang, akibat sulitnya mendapatkan BBM, ia terpaksa menambah waktu tempuh perjalanan dari Pulau Jawa Menuju Sumatera Barat. Dengan bertambahnya waktu, secara otomatis akan menambah besar pengeluaran.

“Uang jalan yang harusnya bisa dibawa pulang, ini ngak tau mas cukup apa ngak,” ujar Ujang.

Ujang menyayangkan, kesiapan Ruas Tol Trans Sumatera untuk mempermudah pengguna jalan mendapatkan Bahan Bakar kendaraannya, jauh berbanding terbalik dengan Ruas Tol yang ada di Pulau Jawa.

“Di sana (Jawa) ngak da antrian lama gini, paling lama 30 menit dah full lagi minyak mas,” keluh Ujang.

Kesulitan untuk mendapatkan BBM bersubsidi ini, juga dikeluhkan pengemudi lainnya.

“Ntah sampai kapan begini mas, dah banyak aturan pakai My Pertamina segala, tapi tetap aja susah,” kata Niko pengemudi pick up asal Lampung Tengah.

Diakui Niko, dipilihnya SPBU di Ruas Tol sebagai tempat pengisian BBM kendaraannya, karena di Jalan Lintas Sumatera hampir rata-rata BBM jenis solar kosong di SPBU dan terpampang tulisan BBM masih dalam pengiriman. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *